Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku. Motivasi menjadi dorongan terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu. Oleh sebab itu mempunyai motivasi dalam berorganisasi harus dimiliki oleh seluruh anggota organisasi.
Di bawah ini adalah beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dalam berorganisasi :
- Lingkungan dalam Organisasi
Segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dll
yang menyangkut organisasi baik dari dalam maupun dari luar. Antara lain Sumber Daya Manusia (skill), Financial (uang), Management (manajemen), Market (pasar), dll.
- Kepemimpinan
Meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan motivasi dalam diri setiap orang bawahan, kolega, maupun atasan pimpinan itu sendiri.
- Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
Seseorang dengan menerima tuntutan tugas yang tinggi akan dapat menimbulkan kemauan yang keras untuk mau mengerjakan suatu kegiatan yang menjadi kewajibannya dan bahkan tidak segan-segan melaksanakan tugas di luar perannya. Adanya tuntutan tugas yang keras dan berat akan dapat menimbulkan Stress kerja, untuk itu dalam menghadapi pekerjaannya, seseorang harus dapat mengelola kondisi stress kerjanya dengan sebaik mungkin. Namun demikian stress kerja tidak selamanya akan menggangu aktivitas seseorang dan bahkan memacu kinerjanya (eustress) dan pada akhirnya dapat menimbulkan kepuasan kerja.
- Dorongan atau bimbingan atasan
Dorongan dari atasan yang mempunyai pengaruh. Dorongan ini mempunyai kekuatan yang besar karena selain dorongan, atasan juga menjadi obyek sumber dorongan untuk memenangakan persaingan sesama rekan kerja selevel, walaupun obyektifitas penilaian akan tetap obyektif. Dorongan dari atasan juga bisa diartikan layaknya petunjuk dan jawaban untuk melakukan yang terbaik dari berbagai pilihan yang ada di depan mata.
- Tanggung Jawab
sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak. Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab, maka semuanya akan menjadi kacau. Secara umum, setiap orang akan terstimulasi ketika diberi suatu tanggungjawab. Tanggungjawab mengimplikasikan adanya suatu otoritas untuk membuat perubahan atau mengambil suatu keputusan. Team yang diberi tanggungjawab dan otoritas yang proporsional cenderung akan memiliki motivasi kerja yang tinggi.