Minggu, 27 Desember 2009

Faktor – faktor yang Mempengaruhi Motivasi dalam Organisasi

Motivasi adalah dorongan psikologis yang mengarahkan seseorang ke arah suatu tujuan. Motivasi membuat keadaan dalam diri individu muncul, terarah, dan mempertahankan perilaku. Motivasi menjadi dorongan terhadap seseorang agar mau melaksanakan sesuatu. Oleh sebab itu mempunyai motivasi dalam berorganisasi harus dimiliki oleh seluruh anggota organisasi.

Di bawah ini adalah beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi dalam berorganisasi :

- Lingkungan dalam Organisasi
Segala sesuatu yang dapat mempengaruhi kelangsungan, eksistensi, keberadaan, dll
yang menyangkut organisasi baik dari dalam maupun dari luar. Antara lain Sumber Daya Manusia (skill), Financial (uang), Management (manajemen), Market (pasar), dll.

- Kepemimpinan
Meliputi proses mempengaruhi dalam menentukan tujuan organisasi, memotivasi perilaku pengikut untuk mencapai tujuan, mempengaruhi untuk memperbaiki kelompok dan budayanya. Kepemimpinan mempunyai kaitan yang erat dengan motivasi. Hal tersebut dapat dilihat dari keberhasilan seorang pemimpin dalam menggerakkan orang lain dalam mencapai tujuan yang telah ditetapkan sangat tergantung kepada kewibawaan, dan juga pimpinan itu dalam menciptakan motivasi dalam diri setiap orang bawahan, kolega, maupun atasan pimpinan itu sendiri.

- Tuntutan perkembangan organisasi atau tugas
Seseorang dengan menerima tuntutan tugas yang tinggi akan dapat menimbulkan kemauan yang keras untuk mau mengerjakan suatu kegiatan yang menjadi kewajibannya dan bahkan tidak segan-segan melaksanakan tugas di luar perannya. Adanya tuntutan tugas yang keras dan berat akan dapat menimbulkan Stress kerja, untuk itu dalam menghadapi pekerjaannya, seseorang harus dapat mengelola kondisi stress kerjanya dengan sebaik mungkin. Namun demikian stress kerja tidak selamanya akan menggangu aktivitas seseorang dan bahkan memacu kinerjanya (eustress) dan pada akhirnya dapat menimbulkan kepuasan kerja.

- Dorongan atau bimbingan atasan
Dorongan dari atasan yang mempunyai pengaruh. Dorongan ini mempunyai kekuatan yang besar karena selain dorongan, atasan juga menjadi obyek sumber dorongan untuk memenangakan persaingan sesama rekan kerja selevel, walaupun obyektifitas penilaian akan tetap obyektif. Dorongan dari atasan juga bisa diartikan layaknya petunjuk dan jawaban untuk melakukan yang terbaik dari berbagai pilihan yang ada di depan mata.

- Tanggung Jawab
sesuatu yang harus kita lakukan agar kita menerima sesuatu yang di namakan hak. Tanggung jawab merupakan perbuatan yang sangat penting dilakukan dalam kehidupan sehari-hari,karena tanpa tanggung jawab, maka semuanya akan menjadi kacau. Secara umum, setiap orang akan terstimulasi ketika diberi suatu tanggungjawab. Tanggungjawab mengimplikasikan adanya suatu otoritas untuk membuat perubahan atau mengambil suatu keputusan. Team yang diberi tanggungjawab dan otoritas yang proporsional cenderung akan memiliki motivasi kerja yang tinggi.

Kamis, 19 November 2009

berorganisasi dalam band

Siapa sich yang ga tw band? Pasti semua orang sudah tahu band itu apa. Band adalah perkumpulan/sekelompok yang terdiri atas dua orang atau lebih yang memainkan alat musik. Biasanya band terdiri dari orang yang memainkan alat musik seperti drum, gitar, bass, keyboard, dan satu orang di vokal/penyanyi. Bisa juga ditambahkan alat musik lainnya, agar lebih meriah. Jangan dibilang band hanya sekumpulan anak-anak yang kurang kerjaan, justru anak band mempunyai kreatifitas yang tinggi dibidang musik. Karena mereka mengekspresikan semuanya kedalam musik. Band juga bisa disebut sebuah organisasi, karena mempunyai tujuan yang jelas. Dalam berorganisasi kita haruz mempunyai

- Visi & Misi

- Nilai

- Aturan

- Profesionalisme

- Rencana Kerja

- Insentif

Apabila sebuah Organisasi tersebut tidak memiliki satu saja dari elemen di atas, maka Organisasi tersebut dapat tumbang/tidak berjalan lancar. Contohnya, jika suatu Organisasi tidak memiliki Nilai, Visi & Misi, maka Organisasi itu dapat rusak dan hancur. karena Nilai, Visi & Misi adalah dasar utama dari terbentuknya suatu organisasi. misalnya seperti saya mempunyai sebuah band, jadi saya dan teman – teman personil band ini harus mempunyai tujuan bersama untuk kemajuan band ini. Maka dari itu suatu Organisasi harus memiliki elemen itu. Dan jika suatu Organisasi tidak memiliki misi, maka Organisasi itu akan mengalami kebingungan. Karena keberadaan Misi tersebut ada untuk mencapai Visi. Jadi apabila punya Visi tapi tidak memiliki Misi, maka darimana Visi Organisasi tersebut akan tercapai. Dan suatu Organisasipun harus berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika suatu organisasi tersebut tidak mempunyai aturan, maka anggota dalam organisasi tersebut akan berbuat seenaknya sesuka hatinya dan ini akan menimbulkan kekacauan dalam organisasi tersebut.

Dalam berorganisai,setiap individunya harus/kudu/wajib memiliki sifat Profesionalisme. Contohnya, dalam band saya, Band saya tersebut, ada saja individunya/lebih mementingkan diri sendiri dan tidak profesional, seperti datang tidak tepat waktu, mementingkan urusan pribadi,dll. Saya dan teman-teman saya sudah berkomitmen bahwa setiap seminggu sekali mengadakan latihan band di sebuah studio music, kecuali memang benar-benar tidak bisa latihan, maka kami memakluminya, tapi karena terdapat ketidakprofesionalan salah satu anggota saya tersebut, maka menimbulkan keresahan pada kami yang telah berkomitmen. Bagaimana mau maju, jika komitmen saja sudah dilanggar. Maka dari itu, sangat di tuntut sikap profesioanlisme dalam menjalankan suatu Organisasi tersebut.

Suatu Organisasipun, yang sudah memilik Nilai & Visi, Misi, harus mempunyai Rencana Kerja. Sebetulnya intinya sama saja, namun Rencana Kerja lebih memikirkan, apa yang kita kerjakan sekarang dan esok. Ini sangat penting untuk mencapai tujuan-tujuan Organisasi tersebut. Rencana Kerja ini sangat penting untuk mencapai suatu Misi. Dengan Misi yang telah tercapai, maka Visi dan tujuanpun akan berjalan dengan baik sesuai dengan yang diinginkan masing-masing individunya.

Ada satu elemen lagi yang penting, yaitu Insentif. Insentif adalah penambahan penghasilan (uang,barang,dll) yang diberikan untuk memperbesar semangat kerja. Sumber Daya Manusia itu ya jelas manusia. Pasti punya hati,pikiran, dan juga kebutuhan hidup. Misalnya band saya mendaftar sebuah festival band dan dalam festival tersebut menghadiahkan suatu hadiah yang lumayan besar. Maka akan timbul sebuah semangat dalam diri saya dan teman – teman saya untuk melaksanakan tugas dengan baik, seperti sering latihan untuk melancarkan permainan musik di atas panggung nantinya.

Maka dari itu. Elemen – elemen diatas itu sangat penting dimiliki oleh sebuah Organisasi agar mendapatkan tujuan/hasil yang diinginkan oleh semua individunya. Dan jika semua itu dimiliki oleh setiap Organisasi, maka Organisasi itupun akan mengalami kemajuan dan tiiap-tiap individunya akan merasakan suatu hasil yang memuaskan.

Sampai saat ini band saya belum mencapai tujuan tersebut, karena band saya baru saja berdiri, setelah adanya konfik dengan band yang lebih dulu yang saya bangun dahulu. Karena adanya keegoisan salah satu personil band saya yang dulu, dia keluar dan membentuk band baru dengan mengumpulkan teman – temannya yang bisa dibilang jago-jago dalam memainkan alat musik. Oleh sebab itu saya membentuk band baru, dengan sisa personil yang ada dan lebih berkomitmen ingin maju dengan band baru ini. Meskipun harus dimulai dari awal lagi.